Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komplotan Curanmor di Solo Raya Digerebek Polisi, Pelaku Sembunyi di Dalam Toren Air
Advertisement . Scroll to see content

Tolak Impor Beras, Begini Jeritan Hati Petani Boyolali ketika Harga Gabah Anjlok

Kamis, 18 Maret 2021 - 20:05:00 WIB
Tolak Impor Beras, Begini Jeritan Hati Petani Boyolali ketika Harga Gabah Anjlok
Petani di Kabupaten Boyolali saat panen padi. Foto: iNews/Tata Rahmanta.
Advertisement . Scroll to see content

BOYOLALI, iNews.id – Khabar rencana impor beras oleh pemerintah membuat kalangan petani di Kabupaten Boyolali resah. Mereka merasa semakin terpuruk karena harga gabah kini tengah anjlok. 

Saat panen raya, harga gabah tingkat petani turun sekitar Rp800 per kilogram. Harga gabah kini hanya Rp3.700 per kilogram. Sementara ketika akhir Februari lalu, harga gabah masih sekitar Rp4.500 per kilogram. 

Petani merasa rugi karena harga jual tidak sebanding biaya produksi. Petani hatinya semakin gundah setelah mendengar kabar bahwa pemerintah akan impor beras dari luar negeri.

“Setiap satu patok sawah, biaya tanam padi sudah mencapai Rp1,7 juta. Belum termasuk biaya perawatan selama empat bulan. Sedangkan harga jual panen hanya sekitar 2,5 juta,”  kata Irfan Sutrisno, salah satu petani Boyolali. 

Para petani mendesak pemerintah membatalkan rencana impor beras. Pemerintah diminta membeli gabah petani dengan harga layak karena saat ini masuk musim panen raya. 

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut