Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Sakral Puncak Waisak, Ribuan Lampion Diterbangkan di Candi Borobudur
Advertisement . Scroll to see content

Tiket Naik Candi Borobudur Rp750.000, Politisi PDIP : Orang Miskin Tak Akan Mampu Bayar

Senin, 06 Juni 2022 - 16:14:00 WIB
Tiket Naik Candi Borobudur Rp750.000, Politisi PDIP : Orang Miskin Tak Akan Mampu Bayar
Sejumlah pengunjung berada di halaman Manohara Resto di kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jateng, Jumat (17/9/2021). (foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya dengan menaikkan harga tiket naik ke Candi Borobudur terkesan lebih ke arah komersialisasi dari pada konservasi. Baginya, kebijakan demikian tidak berpihak, karena pembeda untuk orang yang boleh berwisata ke situs warisan dunia itu adalah antara yang kaya dengan yang miskin. 

“Orang miskin tidak akan mampu bayar harga tiket setinggi itu, apalagi bila datang dengan keluarga. Harga tiket itu bisa lebih besar dari UMR buruh bila berkunjung dengan keluarga. Lalu apakah orang miskin tidak berhak untuk naik dan menikmati Candi Borobudur,” ujar Deddy.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) RI, Luhut Binsar Panjaitan (LBP) memberikan penjelasan terkait hebohnya harga tiket Rp 750 ribu untuk wisatawan lokal mengunjungi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Dalam postingan akun Instagramnya pada Sabtu (4/6/2022), Luhut menjelaskan bahwa tiket masuk sebesar Rp 750 ribu untuk turis lokal dan 100 dolar untuk wisatawan asing adalah tiket khusus untuk para wisatawan yang hendak naik ke bagian atas Candi Borobudur.

"Kami juga sepakat dan berencana untuk membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur sebanyak 1200 orang per hari," ujar Luhut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut