Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK
Advertisement . Scroll to see content

Teror Bom Molotov di Sleman Belum Terungkap, Terkendala Minimnya Saksi Mata

Jumat, 27 Desember 2019 - 19:00:00 WIB
Teror Bom Molotov di Sleman Belum Terungkap, Terkendala Minimnya Saksi Mata
Tim Puslabfor melakukan olah TKP rumah yang menjadi korban pelemparan bom molotov di Sleman. (Foto: iNews.id/Kuntadi).
Advertisement . Scroll to see content

“Kasus ini cukup meresahkan masyarakat, makanya akan menjadi prioritas,” ucapnya.

Kapolres mengatakan wilayah Gamping memang rawan terhadap kejadian kriminal. Untuk mencegah teror berulang, Polsek Gamping diminta meningkatkan patroli. Khususnya di beberapa wilayah yang telah dipetakan sebagai daerah rawan kriminal.

“Kejadian kemarin itu hanya sebagian terbakar. Kalau terbakar semua? Kalau lagi tidur, ada korban? Itu lebih bahaya lagi, makanya itu jadi fokus kami,” ujar Kapolres.

Rumah milik Sularto di Pedukuhan Pasekan Kidul, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman, pada Rabu (11/12/2019) dini hari, menjadi sasaran pelemparan bom molotov. Warga sempat melihat dua orang pelaku mengendarai sepeda motor. Namun warga yang mencoba mengejar pelaku, tidak berhasil menangkapnya. Selain teror bom molotov, prioritas kasus kriminal tahun 2020 di Sleman adalah kejahatan jalanan begal (klitih) dan kisruh supporter.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut