Terobosan Kreatif Bripka Purnomo, Polisi di Semarang Cegah Penyebaran Paham Radikal
"Jadi bantuan yang diberikan bukan dalam bentuk uang tunai, namun dalam bentuk pelatihan ekonomi kreatif dan kewirausahan, seperti budi daya lele, laundry, keterampilan boga. Kami menggandeng Baznas," katanya.
Konsep keempat, yaitu melakukan upaya optimal agar masyarakat mau menerima keberadaan eks napiter sebagai bagian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Upaya dilakukan dengan mengedepankan level terkecil kamtibmas tiga pilar (lurah, bhabinkamtibmas dan babinsa) untuk membantu terkait dengan kebutuhan para eks napiter dan keluarganya, terutama pembinaan harkamtibmas serta peniadaan stigma negatif terhadap eks napiter dan keluarga di wilayah binaan.
Terobosan yang dilakukan polisi yang menjabat sebagai Kasubnit Bhabinkamtibmas Satbinmas Polrestabes Semarang tersebut kemudian menjadi pilot project Kamdagri oleh Korbinmas Polri.
"Karena berdasarkan informasi yang saya terima dari Korbinmas Polri, terobosan yang kami lakukan ini yang pertama kali dilakukan oleh personel Binmas," ucapnya.