Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komplotan Curanmor di Solo Raya Digerebek Polisi, Pelaku Sembunyi di Dalam Toren Air
Advertisement . Scroll to see content

Terdampak Hujan Abu Gunung Merapi, Petani di Boyolali Terancam Gagal Panen

Senin, 09 Agustus 2021 - 13:25:00 WIB
Terdampak Hujan Abu Gunung Merapi, Petani di Boyolali Terancam Gagal Panen
Petani di Desa Tlogolele Selo Boyolali saat membersihkan tanamannya yang terkena abu vulkanis Gunung Merapi. (iNews/Tata Rahmanta)
Advertisement . Scroll to see content

BOYOLALI, iNews.id - Warga Dukuh Stabelan Desa Tlogolele Selo, Kabupaten Boyolali, mulai membersihkan abu yang menempel di tanaman, Senin (9/8/2021). Pembersihan dilakukan pascahujan abu Gunung Merapi mengguyur pada Minggu (8/8).

Menurut warga, sisa abu vulkanis harus segera dibersihkan, karena bila tidak dibersihkan bisa mengakibatkan tanaman khususnya jenis sayur menjadi rusak dan gagal panen.

Selain mengakibatkan tanaman rusak, sisa abu vulkanis yang masih menempel di atap rumah warga dan di jalan jalan juga mengakibatkan pedih di mata serta sesak nafas.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Minggu pagi sejumlah desa di kecamatan Selo Boyolali terdampak hujan abu dan yang paling parah di Dukuh Stabelan yang jaraknya hanya 3 setengah kilometer dari puncak Gunung Merapi.

“Tanaman kena hujan abu kemarin (Minggu) pagi, ya lumayan tebal. Abu mengganggu para petani dan orang di sekitarnya,” Sulastri, petani setempat.

“Tanamannya bisa gagal (panen), nggak bisa laku terjual soalnya tanamannya pada rusak. Selain merusak tanaman juga mengganggu pernafasan bikin sesak sama batuk, kalau kena mata ya pedih,” katanya.

Meski demikian, hingga saat ini  warga desa masih beraktivitas seperti biasa dan belum diungsikan, karena masih dianggap aman. Sementara status Gunung Merapi masih Siaga dengan radius aman 3 kilometer dari puncak.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut