Tangis Haru Buruh Tani di Demak Tempati Rumah Sederhana Layak Huni
Bupati Demak, Hj Eisti’anah tak memungkiri bahwa tingginya angka kemiskinan ekstrem di Kota Wali tak lepas dari pandemi Covid-19 yang memukul perekonomian masyarakat.
Untuk itu dia berharap kerja sama apik antara pemerintah daerah dan sektor swasta bisa ditiru oleh perusahaan-perusahaan lainnya agar warga Demak bisa menjauh dari kemiskinan.
Di Demak, PT Djarum mengucurkan anggaran tak kurang dari Rp600 juta untuk 10 rumah yang direnovasi dengan masing-masing bantuan renovasi untuk setiap rumah menghabiskan kisaran hingga Rp 60 juta.
Deputi GM Corporate Communications PT Djarum Achmad Budiharto mengatakan, keikutsertaan dalam menyukseskan program pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pembangunan RSLH merupakan komitmen perusahaan mendukung program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan menaikkan taraf hidup masyarakat.
“Rumah bukan hanya bangunan semata tapi juga institusi primer dalam keluarga yang menjadi simbol kebahagiaan. rumah harus bisa memberikan kenyamanan dan kesehatan agar kualitas hidup orang yang tinggal didalamnya bisa semakin baik.,” katanya.
Editor: Ahmad Antoni