Tangani Pengungsi Merapi, Kapolda Jateng: Utamakan Protokol Kesehatan
“Kami tidak mau dalam bencana erupsi merapi) akan timbul klaster baru,” kata Ahmad Lutfi, Rabu (11/11/2020). Sehingga Kabid Dokkes sudah diperintahkan agar bersama dinas kesehatan terkait betul-betul mengawasi masyarakat yang terdampak erupsi.
Penekanan kedua adalah penggunaan kearifan lokal dalam penanganan erupsi Gunung Merapi. Kearifan lokal yang dimaksudkan adalah pelibatan masyarakat lokal untuk menjadi relawan. Hal ini dinilai lebih menguntungkan karena masyarakat lokal sangat paham dengan kondisi lapangan.
"Ini sudah menjadi kesepakatan BPBD, relawan dan masyarakat setempat. Contohnya di Balerante ini Kepala Desanya paham betul kondisi desanya. Tentunya tetap diback up TNI-Polri,” ujarnya.
Terkait evakuasi ternak, Kapolda menjelaskan bahwa atas inisiatif Kapolres dan para relawan, ternak-ternak sudah disiapkan lokasi khusus. Di lokasi ini nantinya akan ada petugas yang jaga.
Kesiapan evakuasi mandiri juga dinilai Kapolda sudah sangat baik. Masyarakat sudah dilatihkan untuk menyiagakan kendaraan pribadinya, jika sewaktu-waktu harus evakuasi darurat termasuk kesiapan sarana evakuasi massal mandiri.
Editor: Ahmad Antoni