Tak Pernah Keluar Kota, Ibu Rumah Tangga di Sukoharjo Positif Covid-19 hingga Meninggal
Yunia mengatakan ibu rumah tangga asal Gatak ini memiliki riwayat penyakit penyerta seperti diabetes dan hipertensi. Penyakit itu yang memperparah kondisinya saat terserang Covid-19 hingga berujung kematian.
IRT tersebut mengalami gejala demam, batuk, dan sesak napas. Dia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit dr Moewardi Solo yang merupakan rujukan pasien Covid-19. Selama hampir sepekan menjalani rawat inap di rumah sakit, pasien Covid-19 itu mengalami gagal napas dan meninggal dunia.
"Hasil swab ibu rumah tangga ini terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga pemulasaran jenazah pun dilakukan sesuai protokol Covid-19," katanya.
Yunia mengingatkan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 karena bisa berujung kematian. Salah satu upayanya dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Berdasarkan update per 14 September di laman www.corona.sukoharjokab.go.id, saat ini kasus positif masih aktif tercatat 112 kasus. Jumlah itu terdiri atas 62 orang isolasi mandiri, satu isolasi rumah sehat, dan 49 orang menjalani rawat inap di rumah sakit.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Di Rumah Terus, Ibu Di Gatak Sukoharjo Meninggal Karena Covid-19"
Editor: Nani Suherni