Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prostitusi Online di Hotel Manado Berujung Pengeroyokan dan Penikaman, 16 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Suporter Persija di Tegal Ditikam dan Dikeroyok Viking Usai Nobar

Rabu, 26 September 2018 - 21:56:00 WIB
Suporter Persija di Tegal Ditikam dan Dikeroyok Viking Usai Nobar
Rifki Fadhil (15), siswa kelas 9 MTs Sunan Kalijaga Adiwerna, Kabupaten Tegal, menunjukkan lukanya akibat ditusuk suporter bola, Rabu (26/9/2018). (Foto: iNews/Yunibar)
Advertisement . Scroll to see content

Kedua teman Fadhil berhasil melarikan diri meskipun sempat terluka Namun nahas, Fadhil yang tidak bisa melarikan diri ditusuk dari belakang oleh pendukung Persib Bandung. Fadhil yang terluka akhirnya dibawa ke rumah sakit.

“Mungkin ada 50 orang, mereka mepet ada di depan ada di belakang. Saya dipukulin dulu, trus ada yang nusuk pakai pisau. Teman saya dua orang lari duluan. Kepala juga benjol-benjol kena kenalpot. Orang-orang masih ramai waktu itu, tapi pada lihatin doang. Ada polisi, tapi cuma satu. Alhamdulillah sudah baik, cuma masih sakit,” kata Rifki Fadil saat ditemui di rumahnya.

Teman korban, Khoirul Rizal membenarkan pengeroyokan itu saat dia dan dua temannya hendak pulang ke rumah. Karena ketakutan, dia dan temannya Gusti Ramdani berusaha melarikan diri. “Pertama dikeroyok pakai tangan kosong, saya langsung lari. Kepala benjol kena kenalpot karena jatuh waktu dikeroyok sama anak Viking, mereka banyak,” kata Khoirul Rizal.

Ibu korban, Retno mengatakan, pihak keluarga telah membuat laporan ke Mapolres Tegal Kota, sehari setelah peristiwa tragis yang menimpa anak pertamanya. Dia juga masih menyimpan pakaian putranya dengan bekas darah untuk dijadikan barang bukti. Dia berharap polisi mengusut tuntas untuk menangkap para pelaku penganiayaan anaknya.

“Kami melapor Senin lalu (24/9/2018). Kami belum tahu perkembangannya, karena baru pulang dari rumah sakit juga. Kami berharap cepat-cepat ditangani, jangan sampai ada kasus lain, jangan ada korban lagi,” katanya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut