Supaya Rakyat Indonesia Dihargai, TGB Zainul Majdi : Bangun Kekuatan Ekonomi Kita
Doktor Ahli Tafsir Alquran ini pun menyinggung mengenai ayat yang yang paling panjang dibahas di dalam kitab suci. Ayat tersebut tak berbicara mengenai salat, zakat, ataupun haji.
“Ayat yang panjang itu bicara hutang piutang dan ekonomi. Allah sampaikan dalam satu halaman di dalam Alquran,” ujarnya.
“Ulama-ulama menyampaikan bila ingin melihat bidang kehidupan yang penting, maka lihatlah bagaimana Alquran membahas itu,” sambungnya.
Lebih lanjut, Ketua Umum Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) ini mengatakan, membangun kekuatan ekonomi ini masuk dalam ruang muamalah. Ada ruang kreasi, boleh saling mengisi.
“Boleh kerjasama dengan siapapun. Ini bukan aqidah dan ritual ibadah,” ucapnya.
Hal ini, tambah TGB, dicontohkan oleh Nabi Muhammad ketika pertama membuka pasar di Madinah membuka ruang bagi semua kalangan berdagang. Masyarakat Madinah saat itu mendapat pelajaran dari bangsa-bangsa yang lebih maju dalam dunia perdagangan.
“Pasar di Madinah bukan hanya jual beli tapi jadi madrasah bagi masyarakat dan mendapat pengetahuan bagaimana berdagang yang baik,” tandasnya.(*)
Editor: Febrian Putra