Sungkem ke Habib Luthfi, Gibran: Namanya Juga Anak Muda Harus Ada Unggah-Ungguh
Gibran mengaku dirinya terngiang dengan sambutan Habib Luthfi yang menyinggung soal kebanggaan menggunakan produk asli buatan Indonesia. Termasuk istilah menyebut nama-nama barang dari luar negeri yang terkenal seperti Lele Bangkok, hingga Duren Bangkok. Padahal, kekayaan produk asli Indonesia tidak kalah dengan luar negeri.
"Kami terapkan saja produk lokal di Solo. Kalau di Solo harus bangga pakai batik. Saya mendaftarkan diri sebagai calon ke KPU dengan memakai kemeja lurik. Hal-hal kecil seperti itu, tetapi ada efeknya," kata Gibran.
Gibran dalam kesempatan tersebut mengharapkan acara Silaturahmi Kebhinekaan dan Doa Bersama dapat membawa ketenangan dan kedamaian di Kota Solo, sekaligus sebagai simbol kebangkitan melawan pandemi Covid-19.
"Saya berharap semoga Indonesia, terutama di Solo tetap adem ayem, juga jadi momen kebangkitan melawan pandemi Covid-19," tegas Gibran.
Pada acara tersebut selain Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, juga hadir Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo, sejumlah bupati di Soloraya, dan tokoh masyarakat/agama.
Editor: Kastolani Marzuki