Mengenal Seluk Beluk Suku Jawa Tengah dan Kebudayaannya
Bendara dan priyayi merupakan golongan lapisan atas. Sedangkan golongan wong cilik menjadi lapisan bawah. Namun dalam perkembangan zaman, struktur sosial semacam itu di Jawa Tengah sudah tidak kental lagi.
Masyarakat Jawa mayoritas memeluk agama Islam. Dalam kehidupan sehari-hari, suku Jawa di Jawa Tengah masih ada yang melakukan tradisi lama warisan nenek moyang.
Suku Jawa Tengah dan Kebudayaannya, suku Jawa memiliki bahasa sendiri, yakni bahasa Jawa yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Bahasa Jawa memiliki jenis huruf sendiri yang dinamakan huruf Jawa (Honocoroko). Ada keanekaragaman bahasa Jawa yang berkembang di Jawa Tengah. Keanekaragaman ini disebabkan perbedaan dialek.
Pada dasarnya dialek bahasa Jawa terbagi ke dalam dua klasifikasi, yaitu dialek daerah dan dialek sosial. Dialek daerah didasarkan atas wilayah, karakter dan budaya setempat. Sedangkan dialek sosial didasarkan pada status sosial pemakainya.
Suku Jawa Tengah dan Kebudayaannya, suku Jawa memiliki rumah adat tradisional, yaitu limasan, joglo atau tikelan, panggangpe, kampung, dan tajug.