Suami Korban Tewas yang Lompat dari Angkot Punya 2 Selingkuhan
Pujiati juga membenarkan mengenai suami korban yang ringan tangan dan sering memukul korban. “Tiap adik saya pulang kerja mereka selalu cekcok. Kalau cekcok tangannya (suami korban) pasti mukul. Dianiaya seperti itu sudah lama dan sudah sering,” katanya.
Rencananya jenazah korban akan dimakamkam di tanah makam keluarga yang tak jauh dari rumah duka, Rabu siang.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sri Rahayu, wanita beranak dua itu tewas setelah nekat melompat dari dalam angkot yang dikendarai suaminya, di Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Senin, 29 Januari 2018, sore.
Korban yang saat itu dijemput di pabrik tempatnya bekerja terlibat keributan hebat demgan sang suami. Hingga akhirnya, korban nekat melompat dari dalam angkot dan tewas di lokasi kejadian.
Editor: Himas Puspito Putra