Sri Sultan Akan Tutup Pintu Masuk Pemudik ke Yogyakarta
YOGYAKARTA, iNews.id - Larangan mudik ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dari zona merah Covid-19 akan segera diterapkan. Saat ini Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X masih menunggu regulasi tertulis dari pemerintah pusat untuk menutup akses masuk ke wilayahnya.
Kepala Dinas Perhubungan DIY Tavip Agus Rayantoe mengatakan, hal yang menjadi perhatian dari DIY saat ini yakni daerah mana saja yang menjadi zona merah dan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Karena saat ini, selain Jabodetabek, ada beberapa daerah yang juga telah menerapkan PSBB.
“Hari ini pusat sedang membahas mengenai regulasi tersebut. Mungkin besok atau lusa kita akan tahu hasilnya seperti apa,” ujar Tavip dikutip website resmi Pemda Jogja, Kamis (23/4/2020).
Dia menuturkan, pada hari biasa, jumlah pemudik mencapai angka sekitar 22 juta orang. Di tengah pandemi ini, jumlah pemudik ke DIY per dua minggu yang lalu mencapai sekitar 81.000 orang yang tercatat menggunakan transportasi kereta api, pesawat dan bus.
Jumlah tersebut 7 persen dari total perantau yang ada di Jabodetabek. Menurut survey, saat ini ada 36 persen perantau yang belum mudik, dan lebih dari 50 persen yang memutuskan untuk tidak mudik. Tentunya yang menjadi perhatian besar saat ini adalah 36 persen perantau ini.