Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Misteri Kematian Warga Boyolali usai Makan Sate Kiriman, Makam Dibongkar Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Sopir Truk Kontainer Tabrak Puskesmas Positif Narkoba dan Tak Punya SIM

Jumat, 26 Juli 2019 - 20:13:00 WIB
Sopir Truk Kontainer Tabrak Puskesmas Positif Narkoba dan Tak Punya SIM
Sopir truk kontainer yang menabrak puskesmas, Solchan diperiksa penyidik Satlantas Polres Boyolali. (Foto: iNews.id/Tata Rahmanta)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Febriani, tersangka mengaku rem truk yang tidak berfungsi dengan baik atau blong dari hasil pemeriksaan dari ahli Dishub menyebutkan, karena selang angin rem sudah rusak atau tidak layak. Namun, truk itu, dipasangi dengan plastik agar bisa berfungsi.

Padahal, kata dia, seharusnya tidak boleh dan sangat berbahaya. Jika selang rusak harus diganti dengan yang baru. Dari uji kelayakan saksi ahli Dishub kendaraannya sudah tidak layak jalan.

Selain itu, truk trailer gandengannya surat KIR yang tertera dengan dibukunya juga berbeda. Kendaraan itu, tidak layak pakai dan dinilai abal-abal. “Ban truk pada gandengan belakang seharusnya rangkap dua seperti di depannya, tetapi hanya satu ban saja,” ungkapnya.

Sopir mengaku saat truknya berhenti di Apel Boyolali ban depan sebelah kanan mengeluarkan asap. Namun, dia tetap memaksakan jalan hingga di lokasi kejadian saat mengerem tidak berfungsi dan terjadi kecelakaan. “Dari hasil pemeriksaan tes urine, sopir itu dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu,” katanya.

Akibat kelalaiannya itu, tersangka akan dijerat dengan Pasal 310 juncto Pasal 311 Undang Undang Nomor 22/2009, tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kepada penyidik, Solchan mengaku sebelum kejadian sudah merasakan ada masalah pada fungsi rem container. Dia juga mengaku sudah beberapa kali berhenti untuk memperbaiki rem truk, namun saat di tiba di lokasi kejadian rem kembali tidak berfungsi.

“Untuk menghidari korban lebih banyak karena di depan baik lajur kanan maupun kiri banyak kendaraan berhenti pada lampu merah, saya banting setir ke kanan dan menabrak puskesmas,” katanya.  

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut