Selain mampu mendaur ulang barang bekas, SMKN 2 Purwodadi yang merupakan sekolah berawasan lingkungan itu juga memproduksi pupuk kompos.
Pekka Ikut Daur Ulang Sampah Bareng Akalabi-MNC Peduli: Ada Dampak Lingkungan dan Bisa Bantu Keluarga
Kualitas kompos produksi SMKN 2 Purwodadi ini telah diakui berbagai kalangan. Di antara pengguna rutin kompos tersebut adalah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan. Atas prestasi ini, SMKN 2 Purwodadi juga berhasil melaju ke level provinsi dalam Program Sekolah Adiwiyata Jawa Tengah.
Kompos organik buatan SMKN 2 Purwodadi, berbahan utama sampah-sampah yang ada di lingkungan sekolah.
Upaya penghimpunan sampah tidak banyak mengalami kendala karena semua warga sekolah memilih kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan menjadi bersih dan sehat.
Selain kebersihan lingkungan sekolah makin terjaga, program pembuatan kompos ini juga mendatangkan keuntungan ekonomis. Sebab kompos hasil kreasi guru, siswa dan pegawai tersebut ternyata bisa dijual ke pihak luar.
Program Adiwiyata merupakan salah satu dari program Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam pelestarian lingkungan hidup.
Editor: Kastolani Marzuki