Si Denok, Pohon Jati Tertua di Blora Berusia 300 Tahun
"Karena kesaktian yang dimiliki Jonggrang Prayungan, pohon jati yang diinjaknya tidak kuat menahan beban, dan akhirnya bagian bawah pohon tersebut tertekan dan membesar sehingga disebut jati denok," ucapnya.
Kini seiring dengan berjalannya waktu, jati denok menjadi monumen jati yang tetap berdiri kokoh. Pohon ini termasuk yang dikeramatkan warga sekitar untuk upacara adat desa.
Ditempat yang sama, Hasan Yuwono, warga Temanjang, Desa Jatisari menambahkan, jati denok ini sebenarnya sudah sangat sering didatangi warga.Apalagi akhir pekan pasti ada yang datang. Mereka ada yang pakai motor ada juga yang gowes bareng, hanya sekedar berswafoto.
"Mereka datang untuk sekedar berfoto beramai ramai disini, sambil istirahat," ujarnya.
Tapi selain untuk wisata, pohon ini dipercaya memiliki keistimewaan. Sehingga pada sepuluh bulan sura lalu. Jati denok banyak didatangi orang luar Blora.
Editor: Nani Suherni