Sempat Buka Kafan Jenazah Pasien Covid-19, Kini Keluarga di Boyolali Terpapar Corona
"Sedangkan lima orang yang positif Covid-19 adalah anggota keluarga almarhum. Mereka terdiri dari anak, menantu, dan cucu. Diindikasikan sudah terjadi penularan dalam keluarga ini dan juga kemungkinan sudah bertransmisi sejak masih di Jakarta," kata dia.
Kelima kasus positif Covid-19 dari subklaster Senting, Boyolali, tersebut yakni kasus 023 (ST), kasus 024 (DW), kasus 025 (SH), kasus 026 (FT), dan kasus 027 (DM). Diberitakan sebelumnya, seorang pria yang meninggal di Jakarta dimakamkan di Desa Senting, Sambi, Boyolali, 14 Mei 2020 lalu. Jenazah yang dikirim tanpa disertai keterangan terkait Covid-19.
Informasi yang sampai ke warga sekitar, pria itu meninggal dengan sebab di luar Covid-19. Setelah sampai di Boyolali, jenazah langsung dimakamkan. Karena tidak menggunakan protokol Covid-19, saat itu tali kafan jenazah sempat dibuka kemudian dilakukan pemakaman secara biasa atau tanpa protokol pemulasaraan jenazah Covid-19.
Dua hari setelah pemakaman, dari rumah sakit di Jakarta menginformasikan hasil swab warga yang meninggal tersebut ternyata positif Covid-19. Selanjutnya warga yang terlibat dalam pemakaman jenazah itu diperiksa lebih lanjut.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "5 Anggota Keluarga Jenazah Di Senting Boyolali Positif Corona, Dipastikan Bukan Transmisi Lokal"
Editor: Nani Suherni