Sejarah Lafaz Talbiyah dalam Ibadah Haji
JAKARTA, iNews.id - Bulan Dzulhijjah disebut sebagai bulan haji dan bulan kurban. Sebab, di bulan istimewa ini, umat Islam diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji bagi yang mampu dan disunahkan menyembelih hewan kurban.
Di bulan Dzulhijjah ini, Muslim pasti mendengar kalimat talbiyah yang selalu dilafalkan para jemaah haji.
Labbaikallahumma labbaik. Labbaika laa syarikalaka labbaik. Innalhamda wal nikmata laka wal mulk laa syarikalak.
Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-mu. Sesungguhnya segala puji nikmat dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.”
Allah SWT berfirman:
وَاَذِّنْ فِى النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَالًا وَّعَلٰى كُلِّ ضَامِرٍ يَّأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍۙ