Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Hindia Belanda

Minggu, 14 Agustus 2022 - 12:34:00 WIB
Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Hindia Belanda
Hari Pramuka di Indonesia diperingati setiap tanggal 14 Agustus. (ilustrasi/Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Maka dari itu, KH Agus Salim kemudian memperkenalkan istilah Pandu atau Kepanduan untuk organisasi kepramukaan milik pribumi. 

Pada 23 Mei 1928, muncul PAPI (Persaudaraan Antar-Pandu Indonesia). Anggota PAPI terdiri atas INPO, NATIPIJ hingga PPS. 

Usai kemerdekaan Indonesia, lahirlah kepanduan yang bersifat nasional, yaitu Pandu Rakyat Indonesia dan PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).

Pada 9 Maret 1961, Presiden Soekarno berinisiatif mengumpulkan tokoh gerakan kepanduan di Indonesia. Menurut Bung Karno, organisasi kepanduan yang ada harus diperbarui. Aktivitas pendidikan dan kepanduan yang ada dilebur dengan nama Pramuka.

Soekarno pun menunjuk panitia pembentukan gerakan pramuka yang terdiri atas Sultan Hamengkubuwono XI, Prof Prijono, Dr A Aziz Saleh, Achmadi dan Muljadi Djojo Martono.

Pada 14 Agustus 1961 dibentuk MAPINAS (Majelis Pimpinan Nasional) yang diketuai Soekarno, Wakil Ketua I Sultan Hamengkubuwono IX dan Wakil Ketua II Dr A Aziz Saleh.

Gerakan Pramuka pun diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat luas pada upacara di halaman Istana Negara. Hal ini ditandai dengan penyerahan Panji Gerakan Pramuka dari Soekarno ke Sultan Hamengkubuwono IX.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut