Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT
Advertisement . Scroll to see content

Sedih 4 Kucingnya Ditembak Orang, Gadis di Karanganyar Lapor Polisi

Kamis, 17 September 2020 - 09:41:00 WIB
Sedih 4 Kucingnya Ditembak Orang, Gadis di Karanganyar Lapor Polisi
Warga Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Annisa, membawa kucing peliharaannya, Kuki, yang ditembak oleh tetangganya pada bagian kaki. Dia melapor ke Polres Karanganyar pada Rabu (16/9/2020). (Foto: Solopos/Sri Sumi Handayani)
Advertisement . Scroll to see content

"Harus dioperasi. Rencana ke DIY supaya cepat ditangani," katanya.

Kondisi dua kucing Nisa lainnya, Neon dan Pici, yang pernah tertembak peluru dari senapan angin sudah bisa beraktivitas normal. Penasihat Hukum dari Peradi Solo, M Badrus Zaman, mengaku prihatin terhadap kejadian itu. Bahkan, dia menyebut Soloraya darurat penembakan kucing.

"Dalam kurun waktu delapan bulan itu di Soloraya ini ada delapan ekor kucing ditembak. Kok setiap bulan satu kucing. Ini kami lapor ke polisi," ucap Badrus.

"Kami ingin menggunakan Pasal 302 tentang penganiayaan hewan. Ancaman hukuman tiga bulan," katanya lagi.

Dia mengakui bahwa belum semua masyarakat tahu tentang pasal tersebut. Bahkan, polisi pun belum tentu menerima laporan tentang penganiayaan hewan. Badrus berharap masyarakat semakin peduli terhadap kehidupan hewan.

"Kadang masyarakat tidak peduli dan polisi jarang menerima laporan. Ini biar masyarakat perhatian dan tahu kalau menganiaya hewan itu ada sanksi. Ini bentuk kepedulian Peradi terhadap komunitas hewan," katanya.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Datangi Polres Karanganyar, Annisa Lapor Empat Kucingnya Ditembak Pakai Senapa Angin"

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut