Satu Pasien Difteri di RSUP Kariadi Semarang Meninggal Dunia
“Kita sudah coba lakukan berbagai cara untuk menangani pasien ini termasuk membuat lubang buatan untuk membantu pernapasan. Tapi, belum sempat dibuat pasien sudah meninggal dunia dini hari tadi,” kata dokter Hapsari, Rabu (13/12/2017).
Hingga saat ini, RSUP dr Kariadi masih merawat dua pasien difteri, satu di antaranya seorang bocah perempuan berusia 6 tahun, warga Batang dan satu lagi remaja laki-laki berusia 15 tahun warga Kabupaten Demak.
Kedua pasien mengalami difteri ringan dan saat ini masih dirawat di ruang isolasi. Meski kondisinya sudah mulai membaik, mereka tetap akan menjalani perawatan di rumah sakit untuk membersihkan kuman difteri selama 10 hari ke depan.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Jawa Tengah, melakukan vaksinasi difteri di 37 puskesmas yang ada di kota ini. Vaksinasi tersebut menyasar balita dan anak-anak. Vaksinasi difteri itu menyusul ditetapkannya Kota Semarang sebagai salah satu daerah kejadian luar biasa (KLB) difteri.
Kepala Dinkes Kota Semarang, Widoyono mengatakan meski saat ini hanya ada satu pasien suspect difteri dirawat di rumah sakit, kewaspadaan bersama perlu ditingkatkan karena penyakit tersebut sangat mudah menular.
Editor: Kastolani Marzuki