Sampel Tak Perlu Dikirim ke Jakarta, Pemprov Jateng Kini Bisa Cek Virus Corona
"Tentu akan kami tingkatkan terus, kalau perlu dilakukan penambahan baik alat maupun SDM nya," ucapnya.
Sementara itu, Kepala B2P2VRP Salatiga Joko Waluyo menerangkan, di tempat itu terdapat dua alat real time VCR. Untuk yang konvensional, terdapat 9 alat yang standby.
"Setelah ditunjuk Kemenkes, kami langsung melakukan pengecekan. Sejumlah rumah sakit sudah mengirim sampel ke kami untuk kami lakukan tindakan," katanya.
Sampai saat ini, lanjut Joko, sudah ada 18 sampel yang berhasil dicek. Dalam sehari, tempat itu bisa melakukan pengecekan hingga 40 sampel.
"Waktunya biasanya delapan jam pengerjaan. Tentu kalau nanti sampel semakin banyak, kami akan optimalkan pengerjaan agar kuotanya lebih banyak," ujarnya.
Editor: Nani Suherni