Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Truk Pasir Rem Blong Tabrak Truk Tronton di Sukoharjo, Sopir Terjepit Kabin Ringsek
Advertisement . Scroll to see content

Sambut Kepulangan Baasyir, Ponpes Ngruki Siapkan Pengamanan Swakarsa di 25 Titik

Kamis, 07 Januari 2021 - 07:17:00 WIB
Sambut Kepulangan Baasyir, Ponpes Ngruki Siapkan Pengamanan Swakarsa di 25 Titik
Ponpes Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Pihak ponpes yang akan melakukan penjagaan secara swakarsa. Dimana ada 25 titik penyekatan yang akan dilakukan. Jadi jarak 1 kilometer, sudah diamankan, untuk mencegah kerumunan," katanya.

Meski pihak ponpes telah menyepakati tidak ada acara penyambutan kepulangan ABB, namun pihaknya tetap akan melakukan pemantauan.

Pemantauan ini ditujukan untuk mengantisipasi adannya kerumunan. Sehingga dalam rakor disepakati, Satgas Covid sebagai garda terdepan dalam menggelar operasi yustisi.

"Kita kedepankan Satgas Covid dan operasi yustisi nanti dicbelakangnya. Mereka diimbau untuk tidak ada kerumunan untuk bisa membubatkan diri," ujar Yugo.

Namun bila sudah diingatkan untuk tidak berkerumun namun diindahkan, barulah pihaknya menindak sesuai aturan berlaku. “Jumlah berkumpul maksimal 30 dan juga perda nomor 10 menyatakan bila ada sesuatu hal yang timbul maka kita tertibkan sesuai UU karantina kesehatan. Tapi kalau melawan, maka akan kami tegakkan melalui pasal 216 dan 218 KUHP," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya meminta agar pihak ponpes menyepakati hasil rakor. Apalagi Kabupaten Sukoharjo sendiri masih berada di zona merah Covid. Sehingga pihaknya meminta tak ada kerumunan saat kedatangan Ustad Abu Bakar Baasyir.

"Sukoharjo masih berada di zona merah Covid-19. Kami dan pihak Ponpes menyepakati, untuk  tidak menghadirkan simpatisan," kata Wardoyo.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut