Sambut Kepulangan Baasyir, Ponpes Ngruki Siapkan Pengamanan Swakarsa di 25 Titik
"Pihak ponpes yang akan melakukan penjagaan secara swakarsa. Dimana ada 25 titik penyekatan yang akan dilakukan. Jadi jarak 1 kilometer, sudah diamankan, untuk mencegah kerumunan," katanya.
Meski pihak ponpes telah menyepakati tidak ada acara penyambutan kepulangan ABB, namun pihaknya tetap akan melakukan pemantauan.
Pemantauan ini ditujukan untuk mengantisipasi adannya kerumunan. Sehingga dalam rakor disepakati, Satgas Covid sebagai garda terdepan dalam menggelar operasi yustisi.
"Kita kedepankan Satgas Covid dan operasi yustisi nanti dicbelakangnya. Mereka diimbau untuk tidak ada kerumunan untuk bisa membubatkan diri," ujar Yugo.
Namun bila sudah diingatkan untuk tidak berkerumun namun diindahkan, barulah pihaknya menindak sesuai aturan berlaku. “Jumlah berkumpul maksimal 30 dan juga perda nomor 10 menyatakan bila ada sesuatu hal yang timbul maka kita tertibkan sesuai UU karantina kesehatan. Tapi kalau melawan, maka akan kami tegakkan melalui pasal 216 dan 218 KUHP," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya meminta agar pihak ponpes menyepakati hasil rakor. Apalagi Kabupaten Sukoharjo sendiri masih berada di zona merah Covid. Sehingga pihaknya meminta tak ada kerumunan saat kedatangan Ustad Abu Bakar Baasyir.
"Sukoharjo masih berada di zona merah Covid-19. Kami dan pihak Ponpes menyepakati, untuk tidak menghadirkan simpatisan," kata Wardoyo.
Editor: Ahmad Antoni