Sakit Aneh, Warga Miskin di Pekalongan Ini Dievakuasi ke RSUD Kajen
Kondisi keluarga Wasripah juga semakin miris. Sejak suaminya meninggal dunia, Wasripah harus mencukupi kebutuhan kelima anaknya dengan berjualan keliling yang hasilnya tidak menentu. Apalagi, dua anak lelakinya yang semestinya bisa membantu ekonomi keluarga mengidap gangguan jiwa. Keluarga ini pun banyak mengandalkan bantuan dari tetangga, kerabat maupun para dermawan.

Rumah yang ditempati keluarga ini juga sangat tidak layak dan hanya berlantaikan tanah. Tak ada perabotan layak, apalagi mewah. Kondisi dapur juga kotor serta kumuh. Rumah Wasripah juga tidak memiliki kamar mandi dan lampu penerangan hanya menyambung listrik dari tetangga.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun mengatakan, dirinya menerima laporan adanya warga miskin yang sakit. “Saya cek dan begitu lihat kondisinya langsung meminta Dinas Kesehatan untuk menangani. Kondisi penderita sangat lemah tak bisa bangun dari tidurnya,” ucapnya.
Kepala Dinkes Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro mengatakan, kondisi pasien sangat lemas sehingga harus segera dievakuasi. Mengenai penyakit yang diderita Kasmirah, Setiawan mengaku belum bisa mengetahui lebih detail karena diperlukan pemeriksaan menyeluruh. “Pasien ini kita infus karena kondisinya sangat lemas. Kita juga belum bisa mengetahui penyakitnya karena harus diperiksa lebih lanjut,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki