Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT
Advertisement . Scroll to see content

Saat Presiden Jokowi Berkolaborasi dengan Pelawak Jawab Keluhan Petani

Rabu, 03 April 2019 - 17:27:00 WIB
Saat Presiden Jokowi Berkolaborasi dengan Pelawak Jawab Keluhan Petani
Presiden Joko Widodo (tengah) berswafoto dengan warga saat menghadiri silaturahmi dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) se-Jawa Tengah di Sragen, Rabu (3/4/2019). (ANTARA FO
Advertisement . Scroll to see content

Menjawab hal itu, Kirun berjanji akan membelikan Bu Endang pengering padi kalau mendapat undangan pentas dari Presiden.

Presiden Jokowi pun langsung menanggapi pernyataan Kirun. “Ya udah nanti habis pemilu Mas Kirun bersama Pak Dalang Manteb saya undang,” kata Jokowi.

Kirun dalam acara ini juga langsung mengajukan pertanyaan kocaknya, mengenai perbedaan dryer rambut dengan dryer padi. Namun Bu Endang menjawab dengan serius bahwa pengering padi itu besar dan pengering rambut hanya kecil.

Kirun mengatakan, tidak ada bedanya. Sebab, kalau tidak punya dryer rambut dan padi, maka bisa dikeringkan dengan sinar matahari. Presiden Jokowi dan Kirun juga berkolaborasi ketika menjawab pertanyaan Paino dari perwakilan petani dan penjual pupuk, Slamet, sehingga banyak peserta silaturahmi yang tertawa.

Dalam acara silaturahmi ini, Jokowi mendorong modernisasi industri pertanian Indonesia agar bisa menjaga kualitas dan memenuhi kebutuhan nasional dengan cepat dan mampu bersaing dengan global.

“Sekarang jaman modern, dari jaman kecil saya di desa kalau habis panen pasti di-jereng (jemur) di pelataran, ini harus diubah, penggilingan harus memiliki dryer (pengering),” kata Presiden Jokowi.

Presiden berharap industri pertanian Indonesia ke depan dapat menghadapi perubahan dunia dan perubahan global yang sangat cepat sekali. “Kalau kita tidak mengikuti, mengubah diri dari yang pola-pola lama kita ke pola-pola baru, kita akan ditinggal negara lain,” kata Jokowi.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut