Ribuan Warga Ikuti Larung Kepala Kerbau, Bupati Jepara: Alhamdulillah Lancar
Menurut Dian Kristiandi Festival Kupat Lepet sarat dengan makna dan filosofi. Salah satunya adalah simbol mengaku salah dan memaafkan. "Ini tradisi budaya yang sangat luar biasa. Jadi dengan simbol itu bisa jadi tuntutan dan sekaligus tontonan," katanya.
Dua gunungan yang terdiri atas susunan kupat dan lepat berjumlah 2022, menjadi salah satu perhatian pengunjung. Begitu doa dipanjatkan dan untaian janur yang mengelilingi gunungan dipotong oleh bupati, warga langsung berebut. Kurang dari lima menit, kupat dan lepat ludes diserbu warga.
Tak hanya sekedar berebut gunungan, warga juga dimanjakan dengan beragam pementasan kesenian. Mulai dari kentrung, tari, hingga pencak silat
Anis Sulistiowati warga Desa Plajan, Kecamatan Pakisaji, mengaku sengaja bersama keluarga datang ke Pantai Kartini untuk festival ini.
Editor: Ahmad Antoni