Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terobos Lampu Merah, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Sidoarjo
Advertisement . Scroll to see content

Renggut 12 Korban Jiwa, Ini Penyebab Kecelakaan Truk Maut di Brebes

Senin, 21 Mei 2018 - 12:44:00 WIB
Renggut 12 Korban Jiwa, Ini Penyebab Kecelakaan Truk Maut di Brebes
Sepasang suami istri saat menyaksikan olah TKP di tengah reruntuhan rumah yang rusak ditabrak truk maut. (Foto: iNews/Yunibar)
Advertisement . Scroll to see content

BREBES, iNews.id – Fakta baru terungkap dari hasil pengembangan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut di Jalur Brebes-Purwokerto, tepatnya di Jalan Raya Jatisawit, Bumiayu, Brebes, Jateng, yang merenggut 12 korban jiwa. Polisi mematahkan rumor awal, yang menyebut penyebab kecelakaan karena rem blong hingga truk menabrak kerumunan warga dan pengendara yang sedang menunggu waktu berbuka puasa.

Pantauan iNews, olah TKP disaksikan ratusan warga setempat yang berdiri di sepanjang jalan lokasi kecelakaan. Jalur yang biasanya sibuk dengan lalu lalang kendaraan itu ditutup sementara selama pemeriksaan oleh petugas Ditlantas Polda Jateng dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Brebes.

Setelah memindai TKP dan memeriksa karakteristik kontur jalan, titik kecelakaan, dan bangkai truk tronton. Petugas gabungan memastikan kecelakaan bukan disebabkan rem blong.


“Indikasi awal dari ahli perhubungan, melihat kecelakaan ini karena faktor tonase, muatan kendaraan. Jadi informasi rem blong itu tidak benar, remnya masih berfungsi,” kata Dirlantas Polda Jateng, Bakharuddin, Senin (21/5/2018).

Dia menjelaskan, jumlah berat yang diizinkan (JBI) atau berat maksimum untuk kendaraan berikut  muatan hanya 20,750 ton. Namun berat truk tronton saat terjadi kecelakaan mencapai 38,8 ton atau ada kelebihan muatan sekitar 79 persen dari yang seharusnya. Selain faktor berat muatan, kesimpulan lain penyebab kecelakaan akibat kurangnya kepahaman sopir atas karakteristik jalan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut