Remaja Sragen yang Hilang 10 Tahun Sempat Tinggal di Ponpes hingga Hafal 17 Juz Alquran
“Dari keterangan itu ditelusuri oleh pekerja sosial Sragen dan akhirnya ditemukan orang tuanya di Gabus, Ngrampal,” kata Urbaniyah.
Sebelumnya diberitakan, Suparno berpisah dengan Ervan saat liburan di Jakarta pada 2009 lalu. Kurang lebih, remaja asal Sragen yang hilang sejak 10 tahun lalu. Saat itu Ervan masih berumur tujuh tahun. Setelah 16 hari berlibur di daerah Kemayoran, Ervan minta pulang.
Keinginan Ervan tertunda karena Suparno yang bekerja sebagai buruh bangunan saat itu harus menunggu hari libur. Saat itu, Ervan tinggal di kontrakan bersama ibu sambungnya.
Suatu hari sebelum hilang, remaja Sragen itu meminjam gameboy milik temannya yang tinggal tak jauh dari rumah kontrakannya. Kemudian Ervan berpamitan kepada ibu sambungnya untuk mengembalikan gameboy itu. Sejak itulah, Ervan tak kembali ke rumah.
“Mungkin karena lupa jalan pulang atau bagaimana. Ayahnya sampai dua bulan tak bekerja hanya untuk mencari Ervan tetapi tidak ketemu. Hingga akhirnya ayahnya kembali ke Sragen,” kata Kasi Pelayanan Rehabilitasi Sosial Tuna Susila dan Korban Napza Dinas Sosial (Dinsos) Sragen Ine Marliah, Senin (5/10/2020).
Ine melanjutkan Suparno sangat senang ketika mendengar kabar keberadaan Ervan di Bogor. Suparno kemudian berangkat menjemput Ervan naik bus bersama dua pekerja sosial Sragen.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Begini Ceritanya Remaja Sragen Terpisah Dari Orang Tuanya Dan Hilang 10 Tahun Lalu"
Editor: Nani Suherni