Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mencekam! Kericuhan Pecah Usai Persipura Gagal Promosi ke Liga 1
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Suporter PSIS Semarang Dipulangkan Paksa Polisi dari Brebes

Jumat, 10 Agustus 2018 - 17:25:00 WIB
Ratusan Suporter PSIS Semarang Dipulangkan Paksa Polisi dari Brebes
Ratusan suporter PSIS Semarang dilarang masuk menonton pertandingan Liga Indonesia antara Persab Brebes vs PSIS Semarang di Stadion KarangBirahi Brebes. (Foto: iNews/Yunibar)
Advertisement . Scroll to see content

BREBES, iNews.id – Ratusan suporter kesebelasan PSIS Semarang dipulangkan paksa saat akan menonton pertandingan Liga Indonesia antara Persab Brebes vs PSIS Semarang, Jumat (10/8/2018) sore. Polisi terpaksa mengembalikan para suporter untuk mencegah bentrokan dan alasan keamanan di Stadion Karangbirahi.

Pantauan iNews, ratusan anak muda pendukung PSIS Semarang sudah di Brebes sejak Jumat pagi. Sebagian dari mereka mengaku sudah sampai sejak Kamis malam (9/8/2018). Namun, jelang pertandingan babak penyisihan Liga Indonesia Zona 7 di Stadion Karangbirahi Jumat petang, mereka malah dipulangkan. Para suporter tampak kecewa karena belum sempat menyaksikan pertandingan.

Kapolres Brebes AKBP Sugiarto mengatakan, para Snex Mania ini dipulangkan karena kondisi Stadion Karang Birahi Brebes kurang memadai dalam menjamin keamanan selama pertandingan berlangsung. Sebelumnya juga sudah ada kesepakatan kedua pihak dan panitia penyelenggara bahwa suporter PSIS tidak diperkenankan untuk menonton pertandingan karena berpotensi menimbulkan keributan.

“Karena memang kita bisa lihat di lapangan, terali pembatas antara lapangan dengan tribun penonton itu bisa diterobos. Tentunya ini sangat riskan. Kalau nanti ada hal-hal yang dirasa penonton kurang fair atau enggak objektif, nanti kan bisa masuk ke lapangan. Nah ini tentu mengundang potensi kerawanan,” papar Sugiarto.

Selain itu, tidak jauh dari lokasi pertandingan sedang ada pasar malam. Kegiatan itu juga dikhawatirkan akan menghambat proses jika nantinya saat atau usai pertandingan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan antarsuporter.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut