Ratusan Ribu Banser Selawat dan Tahlil Bersama di Alun-Alun Kajen
Indonesia, justru memiliki peluang menjadi pahlawan dunia karena memiliki inspirasi-inspirasi dari pahlawan yang dulu berjuang memerdekaan negeri ini.
"Termasuk para kader Banser dan Ansor. Kita memiliki inspirasi-inspirasi kepahlawanan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Sebab itu, acara ini mengambil inspirasi keteladanan dan kepahlawanan Rasulullah," ucapnya.
Gus Yaqut mengatakan, peringatan Maulid Nabi dan Hari Pahlawan kali ini juga tepat untuk mengingatkan kembali pentingnya bangsa Indonesia untuk menghormati antara satu dengan yang lainnya.
Dia mengatakan, prinsip dasar ini penting karena dengan modal rasa hormat yang tinggi maka berbagai perbedaan yang terjadi di tengah masyarakat tidak lantas mudah memicu kekacauan. Justru segala kebhinekaan itu menjadi moderasi dan mampu menyatukan anak bangsa. Dengan demikian cita-cita luhur para pendiri bangsa untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkeadilan dan sejahtera bisa tercipta.
"Karena hakikatnya segala perbedaan di Indonesia seperti suku, agama, ras, kulit dan bahasa merupakan anugerah dari Allah SWT yang besar. Bersatu di atas segala perbedaan yang ada juga telah menjadi komitmen kuat bangsa kita," ujar Gus Yaqut.