Ratusan Bocah Antusias Ikuti Audisi The Voice Kids Indonesia 4 di Yogyakarta
The Voice Kids Indonesia juga untuk mewujudkan mimpi anak Indonesia untuk menjadi idola baru Indonesia melalui rangkaian recruitment di masing-masing kota di Indonesia. "Ini ajang menyalurkan bakat, dan semoga ada wakil dari Yogyakarta di Grand final," ucapnya.
Salah satu peserta, Matthew Mashandro Elltan mengaku tertarik ikut The Voice Kids karena memang hobi bernyanyi. Hobi ini terus di kembangkan sejak kelas II SD hingga kini di kelas V dengan ikut les vokal. "Ingin menyalurkan bakat dan wujudkan mimpi. Sama membanggakan orang tua," katanya.
Menurut Ellthan, tahun lalu dia sudah pernah mengikuti ajang serupa. Namun tidak lolos dan tertantang untuk ikut audisi lagi. "(Tahun) kemarin sudah ikut, tetapi tidak lolos. Ini ikut lagi semoga lolos," ucap bocah asal Semarang ini.
Pada ajang The Voice Kids Indonesia 2019 lalu, Keva peserta asal Denpasar keluar sebagai juara. Kini The Voice Kids Indonesia kembali menggelar audisi bagi anak-anak untuk menyakurkan hobi bernyanyi.
Tahun ini ajang pencarian bakat ini dilaksanakan di 11 kota. Diantaranya di Balikpapan, Padang, Bandung, Surabaya, Kupang, Medan, Denpasar, Makasar, Batam, Yigyajarta dan terakhir akan dilaksanakan di Jakarta.
Perjalanan peserta anak-anak dalam The Voice Kids Indonesia akan terus berlanjut setelah rangkaian Pre-Auditions yaitu adalah Babak Blind Auditions, Battle Round, Live Round, Semifinal dan berakhir di Grand Final.
Yang menarik di season ini adalah adanya treatment berbeda yaitu sistem ‘Block Button’ di Blind Auditions dan ‘Steal Deal’ di babak Battle Round. ‘Block Button’ dapat digunakan oleh salah satu coach ke coach lain agar tidak dapat dipilih oleh peserta pilihannya. Sedangkan ‘Steal Deal’ adalah kondisi di mana coach dapat menyelamatkan peserta yang gagal dari coach lain.
Editor: Kastolani Marzuki