Rakor JPNU Slawi, Ida: Ketuk Pintu, Ketuk Hatinya Pilih Jokowi-Ma'ruf
Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori juga mengajak perempuan NU untuk terus menggencarkan sosialisasi. “Kalau masih ada tetangga yang belum mantap, kita datangi. Kita jelaskan prestasi pak Jokowi dan sosok kiai Ma'ruf," katanya.
Gus Yusuf juga mengakui, saat ini banyak beredar fitnah yang menyerang Jokowi. Perempuan NU juga harus bisa meluruskan akan adanya fitnah tersebut. “Pak Jokowi dikatakan anti-Islam. Nyatanya banyak program yang pro pesantren,” katanya.

Soal tudingan bahwa Jokowi anti-Islam, Gus Yusuf menyatakan cukup ditambahi sedikit. “Tambahi saja, Pak Jokowi anti-Islam radikal. Islam yang hanya dijadikan tameng oleh kelompok-kelompok tertentu,” ucapnya.
Sementara Ketua Muslimat NU Kabupaten Tegal Umi Azizah mengatakan, dukungan pada Jokowi-Ma'ruf adalah bagian dari upaya menguatkan NU. “Selama periode pertama kita sudah merasakan berbagai program pak Jokowi,” katanya.
Umi menambahkan, jika ada kelompok kecil, namun solid, maka keberadaannya bisa diperhitungkan. “NU sudah besar. Namun harus tetap kompak dan solid, sehingga keberadaannya akan sangat diperhitungkan," katanya.
Editor: Kastolani Marzuki