Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Licik! Pasutri di Makassar Bawa Kabur HP Warga, Tuduh Korban Begal saat Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Ragam Panggilan Sayang Bahasa Jawa, Kamu Pilih Mana?

Jumat, 17 Maret 2023 - 17:28:00 WIB
Ragam Panggilan Sayang Bahasa Jawa, Kamu Pilih Mana?
Panggilan sayang bahasa Jawa, ilustrasi pasangan kekasih. Foto: dok.
Advertisement . Scroll to see content

SOLO, iNews.id – Ada sejumlah panggilan sayangbahasa Jawa yang biasa digunakan. Panggilan ini menunjukkan rasa cinta dan penghormatan kepada orang tua, saudara, kekasih, pasangan, kerabat atau bahkan orang lain. 

Panggilan sayang bahasa Jawa dapat membangun komunikasi yang lebih harmonis dalam hubungan. Sekaligus sebagai cara menunjukkan afeksi secara verbal.

Berikut deretan panggilan sayang bahasa Jawa: 

1.Pakne dan Bune 

Panggilan sayang bahasa Jawa yang pertama adalah Pakne dan bune. Panggilan ini biasa digunakan pasangan suami istri (pasutri) yang telah menikah. Panggilan ini terdengar sangat intim bagi pasutri dalam keseharian. Pakne dari kata pak dan digunakan untuk memanggil suami. Sedang bune dari kata ibu dan diguna untuk memanggil istri. Panggilan sayang ini biasa dipakai di wilayah Jawa Tengah. 

2. Mas dan Mbak

Mas dan Mbak merupakan panggilan sayang untuk kakak. Mas untuk panggilan kakak laki-laki dan mbak untuk kakak perempuan. Kedua panggilan ini merupakan ragam bahasa Jawa ngoko. Orang tua di kalangan masyarakat Jawa biasanya memanggil anak tertuanya dengan tambahan kata Mas atau Mbak.

Tujuannya agar adik dari si anak tersebut meniru memanggil kakaknya dengan kata tambahan Mas atau Mbak sebagai wujud penghormatan. Masyarakat Jawa juga biasa menggunakan kata Mas atau Mbak ketika berbicara dengan orang lain yang usia lebih muda. Tujuannya untuk menghormati daripada memanggil namanya langsung. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut