Angin ini juga menyasar rumah-rumah warga. Umumnya, genting rumah beterbangan dan sebagian lain rusak tertimpa pohon tumbang.
Seorang warga Desa Mateseh, Khumaedi mengatakan, rumah jadi salah satu yang rusak dalam kejadian tersebut. Hanya dalam waktu lima menit, angin berputar-putar menerjang pemukiman, menerbangkan atap rumah warga dan menumbangkan puluhan pohon.
“Pohon yang bertumbang banyak menimpa rumah warga," katanya.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, dua desa yang diterjang angin putting beliung yakni Meteseh dan Trisobo. Di Desa Meteseh, ada dua dusun terdampak angin kencang yakni Dusun Segrumung dan Sasak.
Jumlah rumah yang rusak di Desa Metesah sebanyak 23 rumah. Sementara di Desa Trisobo puting beliung menerjang dua dusun yani Dusun Rejosari dan Krajan, serta mengakibatkan 15 rumah rusak.
Editor: Donald Karouw