Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Hektare Padi di Kendal Terancam Puso akibat Terendam Banjir

Jumat, 05 April 2019 - 16:23:00 WIB
Puluhan Hektare Padi di Kendal Terancam Puso akibat Terendam Banjir
Petani di Desa Sidorejo, Brangsong, Kendal hanya bisa pasrah melihat tanaman padinya terendam banjir. (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)
Advertisement . Scroll to see content

Zaenuri mengatakan, banjir luapan Sungai Blorong membuat petani padi mengalami kerugian hingga jutaan rupiah karena bisa dipastikan kualitas gabah akan turun.

Hal senada disampaikan petani di Desa Tosari, Rridwan. Menurut dia, dampak banjir membuat penghasilan petani menurun. “Kalau normal, harga gabah bisa mencapai Rp4.000/kg, tapi dengan kondisi seperti ini harga gabah turun antara Rp3.500-3.600 per kg gabah basah,” tuturnya.

Kepala UPTD Dinas Pertanian Kecamatan Brangsong, Nona Sitisupadmi mengatakan, tanaman padi terdampak banjir di Kecamatan Brangsong ada sekitar 58 ha, namun untuk data hari ini belum masuk sebab petugas masih melakukan cek di lapangan.

“Sampai sat ini, pihak pemerintah belum bisa berbuat banyak. Sebab kondisi air saat ini sudah surut. Jika air langsung surut kemungkinan kerusakan padi tidak begitu  banyak,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut