Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Granat Nanas Ditemukan di Kebun Jagung Warga Tegal, Gegana Langsung Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Desa di Kabupaten Tegal Dilanda Krisis Air Bersih akibat Kemarau Panjang

Jumat, 28 Juni 2019 - 19:46:00 WIB
Puluhan Desa di Kabupaten Tegal Dilanda Krisis Air Bersih akibat Kemarau Panjang
Sejumlah anak di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal antre mendapatkan air bersih bantuan dari Pemkab Tegal. (Foto: iNews.id/Yunibar)
Advertisement . Scroll to see content

Sedangkan untuk kebutuhan memasak mereka terpaksa membeli air ke pedagang keliling, namun kini warga mengaku sangat terbantu dengan droping air bantuan tersebut.

“Sejak puasa mulai kesulitan air bersih. Untuk kebutuhan minum dan memask, beli air ke pedagang. Satu jeriken air harganya Rp3.000,” kata Sutirah, warga Kertasari, Jumat (28/6/2019).

Sutirah dan warga Kertasari lainnya berharap pemerintah membangun sarana dan prasarana air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga. Sehingga setiap datang musim kemarau, warga tidak lagi kesulitan air bersih.

Ketua PMI Kabupaten Tegal, Imam Sisworo mengatakan, ada 20 desa di lima kecamatan yang dilanda krisis air bersih pada musim kemarau tahun ini. Kelima kecamatan yakni, Suradadi, Warureja, Jatinegara, Kedungbanteng, dan Balapulang. “Kondisi krisis air bersih terparah terjadi di Kecamatan Suradadi,” ucapnya.

Dia menambahkan, penyaluran air bersih ini akan dilakukan hingga tiga bulan ke depan yakni mulai akhir Juni hingga akhir September.

“Ini berdasarkan prakiraan BMKG bahwa kemarau akan berlangsung hingga September. Karena itu, Pemkab Tegal melalui PMI, BPBD, dan Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut