Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nabil Haroen Sebut Fikih Peradaban Sumbangsih NU Bangun Tatanan Baru Dunia
Advertisement . Scroll to see content

PTYQ Kudus Gelar Halaqah Fikih Peradaban, Bahas Fikih Siyasah dan Kaum Minoritas

Rabu, 16 November 2022 - 20:36:00 WIB
PTYQ Kudus Gelar Halaqah Fikih Peradaban, Bahas Fikih Siyasah dan Kaum Minoritas
PTYQ Kudus menggelar halaqah peradaban membahas fikih siyasah dan masalah kaum minoritas. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Hasyim, penting juga untuk dikemukakan terkait sistem pemilihan di Indonesia, antara lain soal hak pilih perempuan, penyandang disabilitas dan Orang dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Indonesia secara demokrasi lebih maju dibanding Amerika dari sisi memberikan hak pilih perempuan. Amerika memberikan hak pilih terhadap perempuan baru berlangsung tahun 1970-an, sedangkan Indonesia sudah lebih dulu," tuturnya.

KH Ulil Abshar Abdalla, menyampaikan, bahwa fikih peradaban yang digagas oleh ketua PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), tak lain agar para kiai terlibat berbicara mengenai problematika Internasional.

"Selain halaqah ini, PBNU juga menggagas R-20 (yang baru selesai digelar belum lama ini, red). Sebuah forum diskusi antaragama yang diadakan dengan misi agar agama dapat menjadi solusi atas problematika dunia," paparnya.

Pengagum Imam Al-Ghazali itu menambahkan, bahwa problematika dunia sangat beragam, dan di antara berbagai problematika tersebut juga ada beberapa yang bersinggungan dengan agama.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut