Profesor UNS Patenkan 2 Motif Batik, Angkat Kekayaan Alam Kabupaten Sragen
“Gunung Kemukus dilambangkan dengan kesuburan itu padi-padian, kemudian ini adalah aliran air yang kemudian menuju ke Waduk Kedung Ombo. Aliran air ini yang kemudian dinaungi sebagai naungan ekosistem alamnya di sana, sehingga dengan indahnya bunga, kesuburan tanah, kemudian penjagaan ekosistem nanti diharapkan bisa memberikan harapan sebagai Sragen yang hebat, Sragen yang berdasarkan heritage, ecology, batik, agriculture, kemudian tourism-nya,” kata profesor dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS ini.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini batik dengan motif tersebut sudah banyak yang pesan. Pemesan ada pula yang berasal dari luar Sragen. Meskipun demikian, saat ada pesanan, dirinya akan Unit Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sragen untuk membuatnya, sehingga masyarakat Sragen bisa lebih produktif dan berdaya.
Saat ini, kedua motif batik sudah tercatat di Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) milik Prof Izza dan tim. Dengan demikian, kedua motif tersebut sudah menjadi kuasa penuh dari pemilik HAKI.
Editor: Ary Wahyu Wibowo