Prabowo-Sandi Dikritik Tak Punya Program, Sudirman: Itu Salah Besar
Selain itu, kata dia, guru honorer, para pemuda dan ibu rumah tangga hingga saat ini juga masih banyak yang mengeluhkan sulitnya mencapai kesejahteraan.
“Guru honorer, sampai hari ini belum ada kejelasan, status honornya, penghasilannya menyedihkan. Penghasilan guru (honorer) Rp250.000 per bulan, untuk beli tempe saja belum cukup. Anak-anak muda kita, empat tahun pemerintahan, sedikit sekali mengurangi jumlah penganggur, emak-emak menghadapi kesulitan karena harga kebutuhan pokok semakin terjangkau,” beber Sudirman.
Mantan Cagub Jateng ini mengatakan, persoalan ekonomi terus menjadi perhatian utama dari Prabowo-Sandi. “Kaum guru, petani, nelayan, emak-emak, milenial, mereka ini menjadi perhatian utama dari Prabowo-Sandi, yang terus berkeliling ke masyarakat untuk mendapatkan masukan yang paling akurat, menstabilkan harga, membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya, menegakkan hukum, memberantas korupsi menuju keadilan sosial,” tandas dia.
Direktur relawan Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan yang hadir dalam deklarasi tersebut memuji semangat juang para relawan di Kabupaten Pemalang. “Relawan ini adalah salah satu dari berbagai sumber energi kemenangan Prabowo-Sandi, untuk itu kami berharap terus bergerak untuk memenangkan Prabowo-Sandi,” kata dia.
Hadir sejumlah elemen relawan dalam deklarasi tersebut, diantaranya Persatuan emak-emak Prabowo-Sandi (PERMAK BODI), relawan Prabowo-Sandi (PAS), relawan Jala Sutra, PIRA, FORSA Kabupaten Pemalang, FPI Kabupaten Pemalang dan sejumlah elemen lainnya. Hadir juga sejumlah calon legislatif dari partai koalisi di antaranya Gerindra, PAN, PKS, Demokrat dan Berkarya.
Editor: Kastolani Marzuki