PPDB Tingkat SMA Ditutup, DPRD Jateng Beri Catatan Merah
SEMARANG, iNews.id - Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK 2020 di Jawa Tengah telah ditutup 25 Juni 2020. Dalam sembilan hari masa pendaftaran, banyak aduan yang masuk ke DPRD Jateng.
Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jateng Yudi Indras Wiendarto memberikan sejumlah catatan merah dan mendesak untuk dilakukan evaluasi menyeluruh. Dia menilai kegaduhan ini seharusnya tidak terjadi karena PPDB merupakan agenda rutin.
“Kok jadi gaduh seperti ini. PPDB ini kan rutinitas tiap tahun, mestinya bisa dipersiapkan dengan lebih baik,” kata Yudi yang duduk Komisi E DPRD Jateng, Jumat (26/6/2020).
Hal pertama yang dia catat yakni mekanisme pendaftaran dan berbagai persyaratannya. Menurutnya, masih banyak calon siswa maupun orang tua siswa yang kebingungan, misalnya dengan perhitungan konversi nilai piagam dan persyaratan siswa pindahan.
Kemudian di awal pendaftaran terjadi kegaduhan karena siswa pindahan tak bisa mengakses tahapan PPDB. Setelah dicek, penyebabnya pun sederhana yakni Dinas Permasdesdukcapil belum mengupdate data domisili siswa pindahan tersebut.