Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kecelakaan Pikap Bawa 16 Penumpang di Sumedang, Korban Bergeletakan
Advertisement . Scroll to see content

Potret Desa Ramah Disabilitas di Klaten, Ada yang Bertemu Jodoh hingga Buka Usaha Rempeyek

Kamis, 01 September 2022 - 05:46:00 WIB
Potret Desa Ramah Disabilitas di Klaten, Ada yang Bertemu Jodoh hingga Buka Usaha Rempeyek
Sebanyak 30 disabilitas tergabung dalam Komunitas Satu Hati di Desa Birit Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten. (Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Dia bercerita, nasib nahas dialaminya saat kecelakaan di Magelang 2012 lalu. Sudarmono mengalami luka parah hingga kehilangan kedua tangannya.

"Saya 5 tahun kehilangan kepercayaan diri, saya hanya ingin mengakhiri hidup. Tapi setelah ketemu teman-teman di sini, dan juga ada wanita yang mau menerima saya (istri) akhirnya saya semangat lagi," kisahnya.

Kini, Sudarmono membuka usaha rempeyek yang diproduksi bersama istrinya. Dengan keterbatasan fisik, ia berkeliling menjajakan dagangannya pakai sepeda motor yang telah dimodifikasi. "Alhamdulillah saya jualan rempeyek ini bareng istri," ujarnya.

Cerita lain datang dari Sinung, seorang perempuan yang sehari-hari berada di atas kursi roda. Ia datang dari luar daerah untuk bergabung dengan penyandang disabilitas di Desa Birit.

"Iya di sini sering berkumpul. Rasaya senang karena bisa sharing. Dan, saya juga bertemu jodoh di sini," ungkapnya. Menurutnya, Komunitas Satu Hati yang didirikan oleh Nina Kusumawati telah mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Birit.

"Tiap satu bulan sekali ada pertemuan. Mulai sharing, tes kesehatan dan pemberian nutrisi gratis, sampai pelatihan-pelatihan usaha," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut