Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Terima Laporan Dugaan Pungli SD di Kebumen Buntut Cekcok Ormas PP vs LSM

Rabu, 24 Juli 2024 - 17:37:00 WIB
Polisi Terima Laporan Dugaan Pungli SD di Kebumen Buntut Cekcok Ormas PP vs LSM
Tangkapan layar pria berseragam Ormas PP terlibat cekcok dengan pria pelapor dugaan pungli SD di Kebumen. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

KEBUMEN, iNews.id – Polisi menerima laporan dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu sekolah dasar negeri (SDN) Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen. Selain dugaan pungli, polisi juga menerima laporan dugaan intimidasi buntut cekcok pria berseragam ormas Pemuda Pancasila (PP) dan LSM yang viral di media sosial.

Dalam video tersebut, sejumlah orang berpakaian ormas PP mendatangi rumah seorang warga hingga terlibat adu mulut.

Pada video tersebut, seorang pria yang mengaku sebagai ketua ormas dan Kepala Desa Menganti, Supono geram dengan warga dan anggota LSM bernama Sugiyono gegara melaporkan adanya dugaan pungli di salah satu SD tersebut.

Keduanya terlibat cekcok hingga Sugiyono dan wali siswa diancam diusir dari rumahnya di Desa Menganti apabila mereka tidak juga mencabut laporan polisi.

Kasatreskrim Polres Kebumen AKP La Ode Arwansyah mengungkapkan, kejadian tersebut sedang ditangani pihaknya. Polres Kebumen bergerak cepat akan melakukan pemanggilan kepada mereka yang terlibat dalam video itu untuk dimintai keterangan.

"Kami akan memanggil para pihak yang terlibat pada video tersebut. Kami akan memintai keterangan satu persatu," katanya, Rabu (24/7/2024).

Dia mengatakan, ada dua pokok permasalahan yang saat ini telah dilaporkan ke polisi. Pertama dugaan intimidasi, kedua dungaan pungli di salah satu SD tersebut.

Sebelumnya, orang tua murid dan LSM ini sudah membuat laporan dugaan pungli di SD tersebut ke Polres Kebumen. Laporan itu pun ditindaklanjuti dengan bantuan dari Sugiyono, Ketua DPC Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Kresna Cakra Nusantara Kabupaten Kebumen.

Dugaan intimidasi di Desa Menganti, Kecamatan Sruweng, Kebumen ini terjadi pada 30 Juni 2024.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut