Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Pohon Blondo Tua, Jejak Cerita Persahabatan Pangeran Diponegoro dan Johar Manik di Salatiga

Selasa, 14 Juni 2022 - 21:31:00 WIB
Pohon Blondo Tua, Jejak Cerita Persahabatan Pangeran Diponegoro dan Johar Manik di Salatiga
Pohon Blondo berusia ratusan tahun yang dipercaya dari tongkat Johar Manik di Kampung Blondo, Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, Salatiga. Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

“Dari cerita eyang (mbah) dengan kemampuan yang dimilikinya, maka sebuah tongkat kayu ditancapkan di batu hingga berlubang dan mengeluarkan air. Hingga sekarang airnya masih mengalir deras,” ujarnya.

Setelah Johar Manik meninggal, jasadnya dimakamkan di pemakaman Tanggulayu Nanggulan, tidak jauh dari Blondo. Johar Manik meninggal karena ditikam tombak pada jantungnya oleh pasukan Londo Ireng (Belanda hitam) sebutan kaum pribumi yang bergabung dengan Belanda. 

"Kemudian oleh anak buahnya jenazah Johar Manik dikebumikan di makam Tanggulayu, Nanggulan tidak jauh dari Blondo,” katanya.  

Lurah Kutowinangun Kidul, Titin Eka Novia mengatakan jejak-jejak sejarah Johar Manik dan pasukan Pangeran Diponegoro saat ini sedang dikaji untuk dikembangan menjadi wisata sejarah dan religi. 

"Ada beberapa makam pejuang juga yang terhubung secara historis, jadi ini bisa menjadi laboratorium sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro di Salatiga," katanya. 

Titin berusaha maksimal agar potensi wisata sejarah bisa terangkat dan menjadi daya tarik wisata tersendiri untuk Kelurahan Kutowinangun Kidul dan Kota Salatiga pada umumnya. 

"Kami sudah melakukan paparan kepada stakeholder terkait sejarah Johar Manik di wilayah Blondo. Kami berharap ada tindaklanjutnya. Karena banyak potensi yang bisa dikembangkan, seperti kesenian, juga Pasar Sudiran yang nantinya bisa menjadi magnet wisata yang unik dan bisa menumbuhkan UMKM," ucapnya. 

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut