Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Begini Modus Oknum Kiai Cabuli 3 Santriwati di Maros
Advertisement . Scroll to see content

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:41:00 WIB
Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
Polisi saat menangani kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Padepokan Padang Ati Pekalongan. (Foto: iNews TV/Suryono Sukarno)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah berhasil diamankan, pimpinan Padepokan Padang Ati tersebut langsung diperiksa secara intensif oleh Tim Penyidik Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Tak hanya pelaku, sebagian santriwati yang menjadi korban juga turut dimintai keterangan oleh petugas untuk melengkapi berkas perkara.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, membeberkan modus licik yang digunakan pelaku untuk mengelabui para korbannya saat masih menimba ilmu di padepokan tersebut.

"Modusnya, saat korban korban masih mondok di sana, santriwati-santriwati ini diajak untuk pijat. Pas ada kesempatan, si pelaku meminta agar disentuh kemaluannya. Itu kan hal yang sangat tidak manusiawi, melanggar asusila," ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Riki Yariandi menambahkan polisi terus mengumpulkan bukti-bukti kuat dari para saksi.

"Keterangan saksi itulah yang kami hubungkan menjadi alat bukti," katanya.

Sampai saat ini, Polres Pekalongan Kota masih memeriksa secara maraton guna mengungkap kasus ini hingga tuntas. Proses penyelidikan ini juga melibatkan psikolog serta Tim Labfor Polda Jateng untuk mendampingi psikologis para korban. Guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, petugas kini telah memasang garis polisi di area pondok pesantren tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut