Pilot Nam Air Korban Sriwijaya Jatuh Asal Pekalongan, Kakak: Tiap Hari Video Call dengan Ayah
Ia menagatakan ,sampai sekarang masih berharap ada mukjizat dan diberikan yang terbaik untuk adik bungsunya itu. Ayahnya, Roeslani (79) mendapat firasat, sudah beberapa hari ingin ketemu putranya. “Sampai sekarang ayah kami, belum diberitau kejadian memilukan ini karena sudah tua dan sakit," ujarnya.
Korban selama ini dikenal baik dan ramah dengan lingkungan. "Dia juga dikenal jiwa sosialnya tinggi dan sering membantu jika ada lingkungan keluarga membutuhkannya, " kata Indra.
Didik Gunardi, sejak kecil memang bercita-cita menjadi pilot, dia sekolah pilot di New Zeland dengan biaya dari Merpati Air . "Dari SD sudah bercita-cita menjadi pilot dan terlaksana jadi pilot di Merpati Air . Karena Merpati Air tutup, pindah ke Nam Air sejak lebih dari lima tahun ini," katanya.
Dia bersama keluarga lain, berencana Minggu sore berangkat ke Jakarta, untuk mendapatkan informasi yang lengkap. "Jika ada kondisi terburuk diserahkan ke istri korban. Namun kami berharap adiknya akan dibawa ke kampung halamannya," ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni