Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov
Advertisement . Scroll to see content

Perantau Dilarang Mudik ke Jateng, Ganjar: Nekat Pulang, Anda Bisa Tularkan Corona

Jumat, 27 Maret 2020 - 17:48:00 WIB
Perantau Dilarang Mudik ke Jateng, Ganjar: Nekat Pulang, Anda Bisa Tularkan Corona
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengingatkan warganya di perantauan untuk tak mudik ke kampung halaman guna menghindari penyebaran virus corona, Jumat (27/3/2020). (Foto: iNews.id/Diskominfo Jateng)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta kepada warga di perantauan untuk tidak mudik ke kampung halaman. Sebab, mereka bisa saja menyebarkan virus corona tanpa didahului dengan gejala atau asimtomatis.

Ganjar mengatakan, imbauan itu ditujukan kepada siapapun yang kini tinggal di luar Provinsi Jateng. Dia mengingatkan, kasus pertama penyebaran Covid-19 di Jateng berawal dari kasus pasien di Solo yang mengikuti seminar di Bogor.

Selain itu, Jakarta kini sudah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19. Saat ini, tidak ada yang tahu siapa saja yang sudah terpapar. Bisa saja ada warga yang sudah tertular dan sudah positif corona, tapi yang bersangkutan tidak mengetahuinya.

“‎Bapak ibu yang ada di Jakarta tentu tahu, ibu kota zona merah corona. Kita tidak tahu siapa yang sudah terpapar, mungkin saya, anda, teman atau keluarga kita. Artinya bapak ibu mungkin saja sudah tertular, sudah positif corona tapi tidak mengetahuinya,” kata Ganjar di rumah dinas (Puri Gedeh), dikutip dari Pemprov Jateng, Jumat (27/3/2020).

Masalahnya, sebagian penderita corona memang tidak merasakan gejala saat sudah terinfeksi virus ini. Karena itu, warga yang dalam kondisi seperti ini dan tetap nekat pulang, bisa membahayakan orang lain.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut