Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup
Advertisement . Scroll to see content

Penjualan Kelelawar Bacem di Gunungkidul Laris Manis di Tengah Isu Virus Korona

Kamis, 30 Januari 2020 - 13:55:00 WIB
Penjualan Kelelawar Bacem di Gunungkidul Laris Manis di Tengah Isu Virus Korona
Warung milik Sukarwanti di Gunungkidul menyediakan kelelawar bacem (Foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Penjualan kelelawar bacem di Gunungkidul, Yogyakarta tak terpengaruh isu virus korona. Pedagang mengaku kuliner ekstrem ini semakin dicari orang untuk obat.

Merebaknya isu virus korona yang dibawa oleh kelelawar tak mempengaruhi omset warung milik Sukarwanti yang berada di Kecamatan Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta. Warung Sukarwanti menyediakan kuliner ekstrem kelelawar bacem atau yang disebut dengan codot bacem

Di tempat ini setiap harinya belasan hingga puluhan ekor codot bacem ludes diburu oleh para pembeli. Rata-rata konsumen dari kuliner codot bacem ini merupakan orang yang memiliki riwayat sesak nafas dan asma.

"Masih ramai. Kemarin ada yang beli 15 ekor ada yang 20 ekor. Kalau pun ada yang beli lima ekor itu enggak tentu," ujarnya, Kamis (30/1/2020).

Sukarwanti pun meyakini, codot di Gunungkidul berbeda dengan kelelawar yang membawa virus korona di China.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut