Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT
Advertisement . Scroll to see content

Pendapatan Petani Rendah, DPRD Jateng Sebut Permasalahan Subsidi Ruwet

Kamis, 19 Agustus 2021 - 08:08:00 WIB
Pendapatan Petani Rendah, DPRD Jateng Sebut Permasalahan Subsidi Ruwet
Para narasumber dalam Dialog bersama Parlemen: Prime Topic MNC Trijaya FM bertema Strategi Penanganan Pupuk Langka & Kesejahteraan Petani, Rabu (18/8/2021). (foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id Pendapatanpetani di Jawa Tengah yang masih rendah menjadi sorotan kalangan DPRD Jateng. Ketua Komisi B DPRD Jateng Sumanto menilai selama ini pendapatan petani belum membaik, sejak zaman penjajahan Cultuurstelsel hingga masa kemerdekaan.

“Coba bandingkan dengan pendapatan buruh dalam UMR yang setiap tahun naik, pendapatan petani cenderung tetap. Permasalahan subsidi juga ruwet setiap tahunnya,” kata Sumanto saat Dialog bersama Parlemen: Prime TopicMNC Trijaya FM bertema Strategi Penanganan Pupuk Langka & Kesejahteraan Petani, Rabu (18/8/2021).

Dia mengatakan, berdasarkan data pemerintah bahwa subsidi cukup tapi di lapangan berbeda dan masih banyak kekurangan karena banyak orang yang bermain.  “Karena itu saya usul yang disubsidi bukan pupuknya tapi gabahnya dibeli oleh Bulog dengan HPP pemerintah,” katanya.

Sementara, menurut Kasi Pupuk dan Pembiayaan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jateng Asil Tri Yuniati salah satu tujuan subsidi pupuk adalah menghindari gejolak harga pupuk. Hal itu merupakan salah satu dukungan pemerintah untuk meringankan beban petani.

Menurut aturan, kata dia, petani yang berhak mendapatkan pupuk subsidi adalah petani yang bergabung di kelompok tani dan menyusun Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK) pada tahun sebelumnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut