Pemudik yang Karantina Massal di Grobogan Mengaku Stres dan Sakit
"Saya di sini malah stres. Kalau isolasi di rumah itu saya bisa bersih-bersih rumah. Ada kegiatan lain juga," ucap Rofii.
Para pemudik ini mengeluhkan, kasur dari pemerintah belum diturunkan. Saat ini paksa menggunakan alas tidur seadanya yang mereka bawa sendiri. Tim satgas pun mengaku telah mengupayakan kasur agar bisa segera turun secepatnya.
Selain kasur, mereka juga mengeluhkan kurangnya air bersih di lokasi karantina. Beberapa keran air juga terlihat tidak mengalir.
Salah satu petugas jaga terus meminta para pemudik ini untuk bersabar hingga batas karantina selesai.
"Iya (tempat kurang memadai) tapi inikan namanya karantina dan saya juga menjalankan tugas dari kades," kata petugas tersebut.
Editor: Nani Suherni